loader
img

19
Jun

Obat Inhalasi membantu mengendalikan Gejala Asma dan PPOK

Dalam proses meningkatkan pengetahuan tentang Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) Rumkitalmar (Rumah Sakit TNI AL Marinir) Ewa Pangalila menggelar seminar Tentang pemakaian obat inhaler pada pasien Asma dan PPOK dengan Pemateri Mayor Laut (K) dr. Muhammad Ilfan, Sp. P di Gedung Pertemuan Kamelia Rumkitalmar Ewa Pangalila, Gunung Sari, Surabaya. Rabu (19/06/2024).

Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) kerap menggunakan inhaler untuk meredakan gejala sesak napas yang sewaktu-waktu kambuh.
Apa yang dihirup pasien asma dalam alat inhaler bukanlah angin, cairan, atau serbuk biasa melainkan ada kandungan obat. Biasanya obat tersebut dimasukkan ke dalam inhaler sehingga bisa disemprotkan atau dihisap dengan mudah ke dalam mulut menuju paru-paru.

Menurut dokter spesialis paru, Mayor Laut (K) dr. Muhammad Ilfan, Sp.P , penyakit obstruksi paru yang menahun bersifat progresif atau dapat memburuk dari waktu ke waktu.